Senin, 26 November 2018

TIGA HATI DALAM SEKEJAP by Faisal


TIGA HATI DALAM SEKEJAP
by Faisal



                Sejak senja mulai menkerut, sejak senja mulai memanas,sejak jiwa mulai ku ikuti, sejak hati berbalik menjadi duri, semenjak itu pula dapat ku rasakan kejolak cinta dan indahnya mencintai. Pada awalnya rasa ini bagaikan rasa yang tak mau tenang, seperti angan yang akan muncul pada relung hati ku yang seakan mengguncang tenangnya jiwa yang mula tak terbiasa, seakan ku tak sabar untuk mengumbarnya ke semua orang hingga kepada dunia.
                Pada awalnya aku hanya mengenalnya hanya sebagai teman biasa, tapi seiring berjalannya waktu kenapa rasa cinta yang tak pernah kusangka akan muncul membuatku gila yang tak searah, namun kusadari bahwa semua itu hanya angan yang tak mungkin ku capai. Tapi entah mengapa tingka lakunya buat ku tak bisa menahan diri, ingin rasanya ku mendekapnya dalam pelukan hangat ku yang membuatnya tak bisa melupakan besarnya cintaku. Waktu mulai berlalu yang pada awalnya ku hanya menjalani seperti terbiasa dan menutupinya, akan tetapi mata dan senyumannya memberiku keberanian untuk ungkapka semua yang ingin keluar dan akan menembus bendungan hati yang tak bisa ku paksakan. Waktu mendukung dan berada di pihakku sehingga memberanikan ku untuk mendekati dan mengungkapkan peluapan cintaku yang memiliki daya tak terbatas dalam rumus fisika.
                 Pada akhirnya dia menerimaku dengan apa adanya sebagai kekasih hidupnya, aku merasa bahagia seakan dunia ini milikku seorang dan merasa tak ada orang yang sebahagia diriku. Tiada kusangka diriku yang selalu berteman dengan sepi bisa menjadi kekasih seseorang yang tak pernah ku sangka isi hatinya yang begitu besar dan memiliki banyak ruang untuk menampung semua kekurangan ku. Malam ,siang, hingga senja mulai tiba, disitulah ku merasa  seakan aku tidak sendiri lagi meskipun hanya menggunakan media sosial, aku sudah merasa puas dengan apa yang kumiliki saat ini serta jiwaku penuh rasa syukur kepada tuhan yang telah memberikan nikmat yang tiada batas bagiku.
                Hariku mulai berlalu dengan sejalan dan searah tanpa gelombanng atau resistor yang menghalangi, dan akhirnya tanpa kusadari dirinya telah mulai bosan, dan akhirnya akupun mulai berfikir dan mulai timbul rasa tak nyaman serta rasa yang tak ingin ku rasakan. Tibanya pagi hari ang cerah dengan embun yang begitu berkilauan bagaikan mutiara penyejuk hati di pagi hari, berlalunya embun yang di hangauskan oleh radiasi dari cahaya fajar yang menghangatkan jiwa yang beku bagai salju. Detik mulai berlalu, kupegang hp,dan kusambungkan dengan angin yang membawa dunia luas, ku coba untuk memberinya kabar”lagi apa sayang” tapi jerawat hati mulai muncul di karenakan sang pujaan hatiku takmembalas pesan singkatku yang sangat bermakna bagiku.
                Aku mulai merasa curiga dan seakan jerawat tadi membesar seakan ingin menjadi bisul. Tapi hal itu terobati dengan balasan yang sangat menyentuh nafsu dari pesan singkat yang tak akan ku lupa yaitu”iye naik motorka sayang maaf sa nda balas soalnya baru juga saya pegang hp ku”hari itu aku merasa tenang.
               

Tangga 19 desember 2018 adalah hari lahirku kedunia ini dan dia adalah orang yang pertama kali memberiku ucapan selamat, pada pukul 12:04”hbd sayang ku yang baik semuga sehat selalu dan menjadi yang terbaik di hatiku, sekali lagi hbd pacarku maaf kalau telat” hari itu aku merasa orang yang paling beruntung memiliki kekasih yang sangat mecintaku. Senja mulai muncul, bertepatan dengan itu aku mendapatkan berita yang sangat membakar emosi, tapi aku masih menyimpannya dan melampiaskannya kepada sahabatku di sekolah, esok harinya berita itu makin memanas dan ku ambil keputusan untuk menanyakannya kepada kekasihku, dengan pipi memerah dengan mata yang berkaca kaca hingga meneteskan air mata menjawab”iya maafkan aku sayang ini kehendak orang tuaku yang ingin melupakan aku jika aku tak menuruti  mereka”aku merasa bersalah yang di iringi kekesalan mendengar jawabannya yang sangat mengiris hati.
Pada akhirnya kata sayang menjadi kamu aku. Sebelum itu aku masih sempat mengatakan bahwa “jujur aku sangat sayang kepadamu , kata putus bukan lah kata hatiku tapi kata dari hal yang tak menginginkan kita bersatu”dengan air mata yang berlinang dia berlalu pergi dan meninggalkan ku terbalut dalam kepedihan, dalam hati ku bertanya kepada TUHAN”YA Tuhan inikah nikmat mu yang selamaini memberiku penyesalan yang tak ada ujungnya”. Kisahku mulai ku lupaka meskipun luka itu terus saja terkupas, hingga akhirnya kucoba untuk membuka hatiku untuk wanita lain.
Dengan usahaku untuk melupakannya aku berhasil menemukan kekasih baru yang ku anggap lebih baik, aku dengannya menjalani hari hari yang sangat indah, tapi tetap saja aku tak bisa melupakannya, manis senyumannya dan tatapannya yang dapat melehkan kerasnya es yang ada di kutub. Sehingga dalam sekejap mata ku mengakhiri hubungan ku bersama wanita tadi secepatnya agar dia tidak terlalu merasakan sakit jika terlalu lama ku jalani bersamanya. Ku katakan padanya”maaf saya tidak bisa menyakitimu lagi, jadi sebaiknya kita akhiri hubungan kita sekarang, maaf beribu maaf dariku”wanita itu membalasnya dengan pesan singkat”iya maaf juga kalau saya terlalu berharap darimu”.
Meniggalkan kisa tersebut, aku kembali dekat dengan orang yang tak pernah ku lupakan, tetapi hanya sebagai teman, tapi entah mengapa aku tak berani menatap matanya yang begitu indah. Dengan tegar aku mencoba menatap matanya dan mencoba untuk berkomunikasi dengan dia, setelah itu kami menjadi sahabat yang sederhana tanpa ada rasa cinta, ternyata tiada kusanggka dengan cara ini aku bisa melupakannya dan menganggapnya teman biasa.seiring dengan itu waktu berlalu begitu cepat bagai sekejap mata, aku telah menemukan pengganti  yang menjadi wanita yang aku damba dan cintai yang biasa ku panggil SINAR dia adalah seorang wanita yang sangat mencintaiku dan selalu mengingatkan ku tentang cara menikati hidup dengan TAUBAT KEPADA ALLAH, dialah wanita yang membuatku dapat sadar akan indahnya cinta dalam kata kata.
Saat pertama kali dia berargumen tentang hubungan kita”janganki tinggalkan ka, karena ku sayang sekaliki”dari itu aku berjanji akan selalu bersamanya dan setia padanya walaupun badai yang menerpa dan tembok menghadang walaupun dunia menentang aku akan tetap bersamanya san selalu ada untuknya.

 Pada awalnya SINAR adalah sesososk wanita yang cantik, mengerti agama,  pandai bersajak dan gampang sekali membuatnya menangis, sehingga jika aku berkomunikasi padanya aku harus menyusun bahasa yang yang tidak membuatnya tersinggung, namun dalam waktu seminggu aku berhubungan dengan SINAR, aku berhasil mengubahnya menjadi wanita yang kuat dan berhasil mengeluarkannya dari kesendirian. Baru aku sadari ternyata lebih baik dicintai daripada mencintai, sehingga aku menjadi sangat mencintainya seiring waktu berjalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengelola Informasi dalam Ceramah

 BAB III 1. Mengelola Informasi dalam Ceramah          Pernahkan kamu mendengar ceramah?          Apakah kamu suka ketika mendengar ceramah?...