TIGA HATI DALAM
SEKEJAP
by Faisal
Sejak senja mulai menkerut,
sejak senja mulai memanas,sejak jiwa mulai ku ikuti, sejak hati berbalik
menjadi duri, semenjak itu pula dapat ku rasakan kejolak cinta dan indahnya
mencintai. Pada awalnya rasa ini bagaikan rasa yang tak mau tenang, seperti
angan yang akan muncul pada relung hati ku yang seakan mengguncang tenangnya
jiwa yang mula tak terbiasa, seakan ku tak sabar untuk mengumbarnya ke semua
orang hingga kepada dunia.
Pada awalnya aku hanya mengenalnya
hanya sebagai teman biasa, tapi seiring berjalannya waktu kenapa rasa cinta
yang tak pernah kusangka akan muncul membuatku gila yang tak searah, namun
kusadari bahwa semua itu hanya angan yang tak mungkin ku capai. Tapi entah
mengapa tingka lakunya buat ku tak bisa menahan diri, ingin rasanya ku
mendekapnya dalam pelukan hangat ku yang membuatnya tak bisa melupakan besarnya
cintaku. Waktu mulai berlalu yang pada awalnya ku hanya menjalani seperti
terbiasa dan menutupinya, akan tetapi mata dan senyumannya memberiku keberanian
untuk ungkapka semua yang ingin keluar dan akan menembus bendungan hati yang
tak bisa ku paksakan. Waktu mendukung dan berada di pihakku sehingga
memberanikan ku untuk mendekati dan mengungkapkan peluapan cintaku yang
memiliki daya tak terbatas dalam rumus fisika.
Pada akhirnya dia menerimaku dengan apa adanya
sebagai kekasih hidupnya, aku merasa bahagia seakan dunia ini milikku seorang
dan merasa tak ada orang yang sebahagia diriku. Tiada kusangka diriku yang
selalu berteman dengan sepi bisa menjadi kekasih seseorang yang tak pernah ku
sangka isi hatinya yang begitu besar dan memiliki banyak ruang untuk menampung
semua kekurangan ku. Malam ,siang, hingga senja mulai tiba, disitulah ku
merasa seakan aku tidak sendiri lagi
meskipun hanya menggunakan media sosial, aku sudah merasa puas dengan apa yang
kumiliki saat ini serta jiwaku penuh rasa syukur kepada tuhan yang telah
memberikan nikmat yang tiada batas bagiku.
Hariku mulai berlalu dengan
sejalan dan searah tanpa gelombanng atau resistor yang menghalangi, dan akhirnya
tanpa kusadari dirinya telah mulai bosan, dan akhirnya akupun mulai berfikir
dan mulai timbul rasa tak nyaman serta rasa yang tak ingin ku rasakan. Tibanya
pagi hari ang cerah dengan embun yang begitu berkilauan bagaikan mutiara
penyejuk hati di pagi hari, berlalunya embun yang di hangauskan oleh radiasi
dari cahaya fajar yang menghangatkan jiwa yang beku bagai salju. Detik mulai
berlalu, kupegang hp,dan kusambungkan dengan angin yang membawa dunia luas, ku
coba untuk memberinya kabar”lagi apa
sayang” tapi jerawat hati mulai muncul di karenakan sang pujaan hatiku
takmembalas pesan singkatku yang sangat bermakna bagiku.
Aku mulai merasa curiga dan
seakan jerawat tadi membesar seakan ingin menjadi bisul. Tapi hal itu terobati
dengan balasan yang sangat menyentuh nafsu dari pesan singkat yang tak akan ku
lupa yaitu”iye naik motorka sayang maaf
sa nda balas soalnya baru juga saya pegang hp ku”hari itu aku merasa
tenang.
Tangga 19 desember 2018 adalah hari lahirku kedunia ini dan dia adalah
orang yang pertama kali memberiku ucapan selamat, pada pukul 12:04”hbd sayang ku yang baik semuga sehat selalu
dan menjadi yang terbaik di hatiku, sekali lagi hbd pacarku maaf kalau telat” hari
itu aku merasa orang yang paling beruntung memiliki kekasih yang sangat
mecintaku. Senja mulai muncul, bertepatan dengan itu aku mendapatkan berita yang sangat
membakar emosi, tapi aku masih menyimpannya dan melampiaskannya kepada
sahabatku di sekolah, esok harinya berita itu makin memanas dan ku ambil
keputusan untuk menanyakannya kepada kekasihku, dengan pipi memerah dengan mata
yang berkaca kaca hingga meneteskan air mata menjawab”iya maafkan aku sayang ini kehendak orang tuaku yang ingin melupakan
aku jika aku tak menuruti mereka”aku
merasa bersalah yang di iringi kekesalan mendengar jawabannya yang sangat
mengiris hati.
Pada akhirnya kata sayang menjadi kamu aku. Sebelum itu aku masih sempat
mengatakan bahwa “jujur aku sangat sayang
kepadamu , kata putus bukan lah kata hatiku tapi kata dari hal yang tak menginginkan
kita bersatu”dengan air mata yang berlinang dia berlalu pergi dan
meninggalkan ku terbalut dalam kepedihan, dalam hati ku bertanya kepada TUHAN”YA Tuhan inikah nikmat mu yang selamaini
memberiku penyesalan yang tak ada ujungnya”. Kisahku mulai ku lupaka
meskipun luka itu terus saja terkupas, hingga akhirnya kucoba untuk membuka
hatiku untuk wanita lain.
Dengan usahaku untuk melupakannya aku berhasil menemukan kekasih baru yang
ku anggap lebih baik, aku dengannya menjalani hari hari yang sangat indah, tapi
tetap saja aku tak bisa melupakannya, manis senyumannya dan tatapannya yang
dapat melehkan kerasnya es yang ada di kutub. Sehingga dalam sekejap mata ku
mengakhiri hubungan ku bersama wanita tadi secepatnya agar dia tidak terlalu
merasakan sakit jika terlalu lama ku jalani bersamanya. Ku katakan padanya”maaf saya tidak bisa menyakitimu lagi, jadi
sebaiknya kita akhiri hubungan kita sekarang, maaf beribu maaf dariku”wanita
itu membalasnya dengan pesan singkat”iya
maaf juga kalau saya terlalu berharap darimu”.
Meniggalkan kisa tersebut, aku kembali dekat dengan orang yang tak pernah
ku lupakan, tetapi hanya sebagai teman, tapi entah mengapa aku tak berani
menatap matanya yang begitu indah. Dengan tegar aku mencoba menatap matanya dan
mencoba untuk berkomunikasi dengan dia, setelah itu kami menjadi sahabat yang
sederhana tanpa ada rasa cinta, ternyata tiada kusanggka dengan cara ini aku
bisa melupakannya dan menganggapnya teman biasa.seiring dengan itu waktu
berlalu begitu cepat bagai sekejap mata, aku telah menemukan pengganti yang menjadi wanita yang aku damba dan cintai
yang biasa ku panggil SINAR dia adalah seorang wanita yang sangat mencintaiku
dan selalu mengingatkan ku tentang cara menikati hidup dengan TAUBAT KEPADA
ALLAH, dialah wanita yang membuatku dapat sadar akan indahnya cinta dalam kata
kata.
Saat pertama kali dia berargumen tentang hubungan kita”janganki tinggalkan ka, karena ku sayang sekaliki”dari itu aku
berjanji akan selalu bersamanya dan setia padanya walaupun badai yang menerpa
dan tembok menghadang walaupun dunia menentang aku akan tetap bersamanya san
selalu ada untuknya.
Pada awalnya SINAR adalah sesososk
wanita yang cantik, mengerti agama,
pandai bersajak dan gampang sekali membuatnya menangis, sehingga jika
aku berkomunikasi padanya aku harus menyusun bahasa yang yang tidak membuatnya
tersinggung, namun dalam waktu seminggu aku berhubungan dengan SINAR, aku
berhasil mengubahnya menjadi wanita yang kuat dan berhasil mengeluarkannya dari
kesendirian. Baru aku sadari ternyata lebih baik dicintai daripada mencintai,
sehingga aku menjadi sangat mencintainya seiring waktu berjalan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar