Senin, 26 November 2018

Aku bahagia memilikinya by Nur Aina

Aku bahagia memilikinya
by Nur Aina


     Nur Aina, biar lebih akrab panggil saja aku Aina. Aku berumur 15 tahun, aku baru saja duduk di bangku SMA kelas XI. Dulu aku tinggal di kampung bersama keluargaku tapi sekarang aku pindah di tmpat yang jaraknya dekat dengan sekolahku.Aku hanya tergolong dalam keluarga yang sederhana namun aku selalu bahagia bersama keluargaku,aku tinggal bersama ibu,ayah,nenek dan satu adikku. Oh iya, satu yang tidak ku lupakan yaitu sahabtku, mereka Riska,Ayu,dan Erin. Tapi Erin lah yang selalu berbagi cerita dengan aku entah itu kisahnya sedih ataupun bahagia.
    Hari ini adalah hari penerimaan siswa baru dan juga hari pertama buat mereka mengikuti kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa). Semua orang sibuk dengan kegiatan nya, ada yang mengurus siswa baru, ada yang menggosip, ada yang menonton dan lain-lain. Itulah kebiasaan mereka saat hari dimana tidak ada kegiatan belajar. Aku hanya diam tanpa kata, memandangi mereka dengan kegiatan nya dan mungkin sesekali mereka juga memandangiku namun aku tidak memperdulikan itu.
    Beberapa hari telah berlalu dengan kegiatan yang sama. hingga keadaan kembali normal, kita belajar seperti biasa, guru masuk bergantian di dalam kelas mengajari kita entah semuanya mengerti atau tidak tapi yah jalani saja. hingga tidak di sadari bel pulang berbunyi, semua orang bersorak riang "Yeehh Pulang"..
"haha kaya anak SD saja" kataku dalam hati.
    Pagi itu setelah mengikuti apel, aku duduk di depan kelas bersama Erin. Tiba tiba aku melihat salah satu cowok di antara siswa baru yang kelasnya tepat di samping kelas ku.
"Rin liat dia, itu yang agak tinggi" kataku
"Kereen" jawab Erin
lalu aku diam memandangi dia dengan hati hati karena aku takut ketahuan. dia yang terus berjalan menuju kelasnya tanpa menoleh.
"Siapa yah nama nya?" tanyaku dalam hati
   Hari demi hari berlalu aku selalu memperhatikan dia,mencuri pandang dengan nya, dan aku sangat malu jika dia tiba2 mengetahui kalau aku sedang memandangi nya. "Aahh sial" kataku dengan senyum malu dan salah tingkah. Suasana ini sering terjadi dan aku suka merasakan nya. Namun seiring berjalan nya waktu, aku mendengar seseorang memanggil nya. "Wandi" panggil orang itu
"ternyata nama dia " Wandi" kataku tanpa sadar. tiba2 Erin menepuk lenganku
"Na, tadi kamu bilang apa?" tanya nya.
"oh, tidak apa apa" jawab ku
    Selama beberapa minggu, aku hanya bisa memperhatikan dia dari kejauhan, terkadang mata kita saling berpapasan kemudian masing2 melempar senyuman. selama ku perhatikan, dia orang nya unik dan aku suka memandanginya, tapi entah hal unik apa yang ada dalam dirinya sehingga dia sangat menarik perhatian ku.  Tapi aku tidak tau bagaimana dia terhadap ku.
"Dia sama ngga yah seperti aku" tanyaku dalam hati
    Waktu terus berlalu, hingga pada malam hari aku sedang memainkan handphone ku sambil membuka facebook ku. aku membuka daftar permintaan pertemanan ku dan ku lihat akun nya
"Dika Wandi" bisikku
 yang kemudian tanpa berfikir aku langsung mengkonfirmasi pertemanan ku dengan nya. Aku merasa senang saat itu, aku merasa punya peluang untuk bisa berbicara dengan dia meskipun itu melalui chat.  Aku diam2 men stalking akun nya, membuka album2 fotonya dan juga melihat semua status unggahan nya.
    Selama beberapa waktu hal ini terjadi, tiba2 aku melihat salah satu unggahan nya dan kemudian ku komentari itu. Aku hanya mengomentari dengan kata singkat karena aku tidak berani berkata banyak apalagi ngechat dia,oh tidak.  Dan karena komentar ku, itu menjadi awalan kita saling mengenal, semenjak itu, setiap hari aku selalu chatan dengan dia. Jika kita ketemu di sekolah, aku masih agak malu,dan aku belum bisa berbicara biasa2 saja dengan nya. Kadang dia menghampiriku saat aku duduk entah itu aku sendiri atau sedang bersama teman2ku. Aku tidak bisa menjelaskan perasaan ku jika aku dekat dengan dia. Entah lah bagaimana rasanya.
   Seiring berjalan nya waktu rasanya kita semakin dekat, namun itu dekat di chatting an aja. klo ketemu yah ngga juga...Tapi semakin lama aku memperhatikan dia ternyata ada satu hal, dia selalu di dekati oleh banyak cewe entah dia di gandeng, tangan nya di pegang, dia disandari dan duduk dengan cewe2 itu... Tapi aku hanya diam saja, toh aku bukan siapa2nya. meskipun sebenarnya perasaanku sedikit ngga enak. tapi biarkan lah. aku hanya mengikuti alur cerita di antara kita, bertemu yah bertemu, saling menyapa dan juga chatan.
    Pada suatu hari, aku mendengar sedikit tentang dia, katanya sih dia suka sama aku. tapi aku tidak tau itu benar atau tidak. dia serius atau hanya sekedar main2... aku tidak tau itu tapi aku tetap bersikap biasa2 saja di depan nya...  Oh iya, dia itu orang nya perhatian dan aku suka dengan semua sifat sikapnya selama ini. hingga kita semakin dekat dan dia mengungkap kan perasaan nya ke aku, awalnya aku menolaak tapi setelah beberapa hari aku sadar aku tidak bisa tanpa dia. aku selalu ingin nge chat dia, dan tau kabar dia. Kita masih sering chatan meskipun aku pernah menolak dia bahkan tetap seperti biasanya. Tapi hingga suatu hari dia hilang tanpa kabar, aku ngga tau sebab apa dia seperti itu, aku juga hanya diam saja dan seakan akan tidak menghiraukan nya. Tapi jujur aku tidak tahan dengan keadaan ini sampai aku berani ngchat dia duluan. dia tetap membalas nya seakan akan ngga ada yang pernah terjadi.
     Tanggal 14 januari 2018 tepatnya malam minggu. aku chatan dengan dia dengan pembahasan yang ada ada saja. entah apa saja yang kita bahas dan membuat dia mengungkapkan perasaan nya yang kedua kalinya.. Kali ini aku tidak menolak lagi, aku menerima perasaan itu . Dan malam itu adalah malam yang tidak bisa ku ceritakan. dia terus membuat perasaan ku berbunga bunga hingga rasanya aku melayang dengan rayuan nya... memang aku akui, banyak yang suka dengan nya dan salah satu yang sangat aku gembira kan adalah dia memilihku di antara orang orang yang dekat dengan nya.
    Seminggu telah berlalu semenjak malam itu, kita masih menyembunyikan status kita, kelakuan kita di sekolah biasa2 saja bahkan kita seakan akan tidak mengenal tapi entah dari mana kabar tersebar bahwa kita berpacaran. aku tidak tau dari mana kabar itu, intinya orang orang di sekolah heboh dengan kabar itu, Semua orang bertanya tanya tentang itu .entah mereka menanyakan nya dengan ku atau dengan wandi.
"Apa benar kabar itu"
Tapi aku tidak menjawab dengan kata "Iya" yang ku katakan hanya "Tidak, aku tidak tau"
Selama beberapa hari setelah itu, orang seakan akan tidak menyangka ini terjadi, karena pada awalnya mereka melihat kita seakan akan tidak saling mengenal dan juga "Wandi" dia sering jalan dengan cewe lain, tiba2 ada kabar kalau kita telah berpacaran, bagaimana tidak membingungkan kan...Sebenarnya aku juga tidak menyangka, tidak pernah membayangkan ini terjadi dan aku selalu berkata "tidak mungkin".. tapi pada akhirnya ini terjadi juga...
    waktu terus berjalan, hari demi hari berlalu.kita menjalin hubungan yang biasa-biasa saja, seperti pada umumnya yang di lakukan orang-orang saat berpacaran. Kadang-kadang kita bertemu, jalan bersama,makan bersama, hingga kita berbagi cerita diikuti dengan canda gurau kita... aku tidak bisa menjelaskan bagaimana perasaanku selama ini, mungkin campur aduk, entah bagaimana menjelaskan nya. Karena jujur aku baru pertama kalinya seperti ini, punya pacar satu sekolah bahkan jaraknya dekat dengan aku. ternyata hubungan seperti ini jauh lebih indah dibanding dengan hubungan cinta jarak jauh..
   14 Maret 2018 , Malam tanggal jadian nya kita, kata orang orang itu Unniversary. Malam itu Aku dan dia juga teman-teman aku pergi dibukit, entah bukit apa namanya, aku menghabiskan malam di sana,iya di atas bukit, tanpa ada pepohonan,tanpa ada rumah, tanpa tidur dan duduk hanya dengan satu bangku yang agak panjang, di kelilingi bintang yang berkelip kelip, di temani dengan suasana kesunyian, cahaya rembulan, dan suara canda ria teman-teman yang lain.
   Sepanjang malam aku tidak bisa menjelaskan kejadian yang tidak di sangka sangka dan entah terulang atau tidak, aku juga tidak bisa menjelaskan bagaimana perasaan ku malam itu, entahlah, intinya aku tidak bisa melupakan nya.
    Waktu terus berjalan tanpa aku sadari aku dan dia telah menjalin hubungan selama 6 bulan. Selama itu hubungan kita baik-baik saja,Tapi Secara tidak sengaja aku melakukan suatu kesalahan yang tanpa aku sadari telah melukai hatinya. dia menghilang tanpa kabar, akupun bingung mengapa dia tidak mengabari  aku selama beberapa hari. Di SMS  tidak membalas, di telvon tidak menjawab dan di meseg pun tidak online. Aku terdiam sejenak memikirkan apa sebenarnya kesalahan ku, tetapi aku merasa diriku terlalu bodoh sampai-sampai aku tidak menyadari kesalahan ku yang telah melukai hatinya. Akupun berkeputusan untuk mencari nya, dan menanyakan dirinya kepada teman-teman sekelas nya.
"Sis,Wandi masuk sekolah ngga" tanyaku kepada salah satu temannya
"Ngga tuh, Beberapa hari ini dia ngga masuk, katanya sih ada urusan" Jawab Siska
"Oh, makasih yah" Jawabku dengan nada kecewa lalu pergi meninggalkan kelas nya.
Setelah beberapa hari tidak mendapat kabar darinya, aku nekad untuk pergi mencari dia di rumah nya dan akhirnya aku bisa menemuinya. Disitu kita membicarakan masalah yang terjadi, aku berusaha meyakinkan nya kembali
"Maafkan aku, aku tidak akan mengulanginya" Kataku dengan nada lemah
"Iya, tapi janji jangan mengulangi nya" Jawabnya dengan halus
"Iya aku janji" kataku
Kemudian dia memelukku lalu aku mengatakan
"Terima kasih" Kataku dengan nada terharu
suasana hening terjadi selama beberapa detik kemudian dia mengatakan
"Aku menyayangi mu"
"Iya, aku juga" Jawabku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengelola Informasi dalam Ceramah

 BAB III 1. Mengelola Informasi dalam Ceramah          Pernahkan kamu mendengar ceramah?          Apakah kamu suka ketika mendengar ceramah?...