Senin, 26 November 2018

CINTA TAK SELAMA NYA INDAH by Edi Susanto

CINTA TAK SELAMA NYA INDAH

by Edi Susanto


Mentari mulai muncul, hari ku segera di mulai aku menyusuri koridor sekolah untuk melihat keadaan kelas apakah sudah bersih atau belum, aku selaku ketua kelas memarahi temanku yang melalukan pelanggaran itu sebagai suatu hal yang wajar wajar saja, suatu hari seorang wanita bernama ......... Dengan dia lah awal kisah cintaku di mulai.
Hari-hari aku dan dia mungkin tidak ada kata tidak bertengkar,kisah ini di mulai dari kelas VII ,pertengkaran itu belangsung dari awal kelas VII,kadang ketika apel pun dia memancing emosi ku biar aku marah dan teman-teman nya pun ikut membantu nya,saya pun sebagai ketua kelas merasa tersudutkan,merasa malu pipiku pun memerah ,suatu hari saat sedang belajar dia kehabisan tinta pulpen dia ingin meminjam pulpen kepada ku dengan spontan aku melempar pulpen itu di hadapan nya dengan spontan pun dia marah tentunya sejak itulah hubungan pertengkaran kami mulai memudar sampai kami ingin naik kelas IX hubungan kami pun kembali akan tetapi pertengkaran masih saja ada di setiap hari nya.
Masuk SMA pun kami masih saja pertengkaran tak terhindarkan,perbedaan pendapat membuat kami berbeda kelas,kehidupan nya sedikitpun aku tidak mengetahuinya kami mempunyai kesibukan masing-masing pula,sampai suatu saat terjadi perlolingan kelas,mulai sejak itulah hubungan ini mulai makin serius tak ada lagi pertengkaran seperti biasanya , hubungan Kami pun semakin membaik suatu waktu ada kegiatan perlombaan di tingkat sekolah aku di perkenalkan dengan seorang guru seni yang sangat baik yang ramah sejak itulah kami pun semakin sering ketemu tiap sorenya kami di oleh guru itu banyak ilmu yang aku dapat dari guru itu
Sampai saatnya lomba ,hubungan kita semakin kayak seperti teman rasa pacar saya rasa dia juga menyukai saya saat itu hubungan semakin asyik dia pun memberikan perhatian-perhatian kecil, dia mulai melarang ku ini itu serasa seperti pacar nya sendiri, aku pun menerima semua perhatian-perhatian nya semakin lama hubungan ini semakin serius dia mengajak ku berkenalan dengan orang tua nya padahal kami masih sebatas teman,
“Siang bu ini ada teman aku” kata dia, aku pun merasa malu sekali pada saat itu
Setelah dia mengenalkan ku dengan ibu nya aku merasa dia sudah menyukai ku seketika pun, aku memberanikan diri ku mengatakan isi hati ini kepada nya ,seketikan pun suasana pun hening seketika , dia pun menjawab dengan singkat lembut dan padat sambil tersipu malu, di situ pun berasa darah yang ada di kepala ku mencair dengan cepat rasa senang tak bisa di bendung badan ini rasa nya ingin mengekspresikan kebahagian ini yang begitu senang
Kami pun saling mengetahui watak dari masing-masing hubungan ini pun terus berlanjut sampai kami hendak lulus SMA, masa-masa akhir SMA aku sering di ajak mampir kerumah nya, keluarga nya pun sudah semakin baik terhadap aku , aku rasa keluarga nya pun menyukai hubungan kami ini.
Setelah lulus kami pun mengejar cita masing-masing sehingga kami pun kembali berpisah dia mengambil jurusan bidik misi sedangkan aku sendiri mencoba peruntungan di kepolisian , awal awal kami mengejar cita-cita kami masing masing entah kenapa rasa curiga pun selalu membayangi otak ini dia pun begitu terhadap qw , saling percaya masih saja sebagai kunci dari pemecahan masalah ini, hubungan ini berjalan hanya LDR menggunakan handphone saja , hubungan kami pun berjalan sampai kami lulus mengapai cita-cita kami masing-masing
Setelah dia lulus kami menjalin hubungan seperti biasa nya , aku pun memberanikan diri untuk mengenalkan dia kepada orang tua ku , setelah mengenalkan nya kepada orang tua ku hal yang paling ku takut kan pun terjadi orang tua ku menanyakan masalah agama dia perbedaan agama ini pun menjadi konflik baru lagi dalam cerita kami, aku pun selalu mencoba meyakinkan orang tua ku akan hal yang terbaik kan terjadi ketika aku bersama nya aku pula meyakinkan kepada orang tua nya , sejak SMA, sejak awal kami pacaran pun orang tua nya telah yakin terhadapa aku
Rasa nya otak ini pun mau pecah memikirkan masalah ini apa pemecahan masalah ini ,serasa makanan pun hambar tak ada rasa sama sekali hubungan yang terjalin lama, setelah menunggu dari masa masa SMA sampai dia selesai kuliah kami saling menunggu kami saling mengerti terhadap hubungan ini ,saling menjaga agar tetap bertahan sampai saat ini, dari awal berkenalan di masa SMP pertengakran yang membuat kami saling kenal satu sama lain, dan terpisah harus terpisah karna perbedaan agama, cinta yang begitu kuat cinta yang begitu dalam ini kami pun tetap kuat berusaha meyakinkan kedua orang tua kami untuk tetap mendukung hubungan ini
Setelah sekian lama menunggu entah kenapa perasaan ini menjadi tidak enak seperti ada hal yang menjanggal di hati ini selang berapa menit ada notif yang masuk berdering di hp ku ternyata kabar dari dia, kabar bahwa dia telah di lamar oleh seseorang lelaki yang seiman dengan nya yang tidak lain sahabat dari kakak nya sendiri, yang lebih berada dari pada keluarga ku seketika persasaan ku pun menjadi hancur darah yang di otak pun mencair dengan cepat , harapan yang tersimpan sejak lama hancur seketika, cinta perasaan yang telah di bangun sejak lama di bangun hancur seketika
Seketika aku sadar bahwa memang cinta tidak bisa di paksa kan, beberapa hari aku terbaring di kamar tak masuk kerja, aku mencoba tuk bangkit dari kegagalan ini aku mencoba hal hal baru agar lebih cepat melupakan nya, bangkit dari kegagalan itu berat, di tengah perjalan untuk melupakan seseorang yang masih ku cintai ada seseorang yang perlahan lahan masuk mengisi hati ini mencoba membantu bangkit dari keterpurukan walaupun sifat dia beda , tapi aku coba memahami dia tak lama kami berkenalan aku perlahan lahan memperkenal kan dia kepada orang tua ku respon orang tua ku pun baik terhadap nya mungkin dia juga suka , begitu pula dia memperkenalkan ku kepada orang tua nya orang tua nya pun baik kepada ku kedua orang tua nya menerima ku dengan baik, tak pikir panjang sebelum ada yang mendahului ku, aku memberanikan diri untuk bicara kepada orang tua ku meminta untuk di melamar nya ,Kami menikah hidup bahagia bersama keluarga kami dan anak anak kami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengelola Informasi dalam Ceramah

 BAB III 1. Mengelola Informasi dalam Ceramah          Pernahkan kamu mendengar ceramah?          Apakah kamu suka ketika mendengar ceramah?...